0

Resume 2 : CBT handbook

Posted by Fajar Nurmalasari on 21.20
Resume 1  Comunity Based Tourism

Nama  : Fajar Nurmalasari
Kelas    : Pariwisata A
Nim     :  16/396354/SV/10567     
      
Comunity Based Tourism

           Comunity Based Tourism dapat diartikan sebagai salah satu konsep yang di dalamnya berisi tentang peranan  kelompok masyarakat atau komuitas dalam suatu usaha pengembangan atau pembangunan pariwisata. Dalam CBT ini suatu komunitas masyarakat memiliki peranan penting melalui pemberdayaan masyarakat dalam kaitanya dengan aspek pariwisata . Dalam menjalankan konsep CBT harus memenuhi prinsip prinsip yang ada seperti Prinsi CBT berdasarkan UNEP dan WTO yaitu antara lain mendukung dan mengembangkan kepemilikan dalam komunitas pariwisata, mengikutsertakan anggota komunitas dalam setiap aspek,mengembangkan kebanggan terhadap komunitas, menggembangkan kualitas hidup anggota komunitas,menjamin keberlanjutan lingkungan, mempertahankan keunikan karakter dan budaya lokal, membantu berkembangnya pembelajaran tentang pertukaran budaya pada komunitas, menghargai perbedaan budaya dan martabat manusia antar komunitas, menditribusikan keuntungan secara adil, dan berperan dalam menentukan presentase pendapatan kepada seluruh anggota komunitas.

Sebenarnya peranan masyarakat terhadap dunia pariwisata memiliki banyak variasi selain CBT yaitu adanya agrowisata Ekowisata, Homestay, masyarakat berbasis Ekowisata dan lain lain. Sama halnya dengan di Indonesia di negara Thailand juga nama dari juga CBT yang disana dikenal dengan TAT sangat bervariasi dan komplek dengan istilah agrowisata dan juga ekowisata.  CBT memiliki beberapa elemen kunci yang harus dijalankan antara lain sumberdaya alam dan budaya yang mana lebih mengutamakan sumber daya alam yang ada di persiapkan dengan baik serta, memperhatikan ekonomi lokal, budaya dan adat istiadat masyarakat lokal agar dapat berkelanjutan, selanjutya Organisasi kemasyarakatan sebagai wadah untuk mensosialisasikan norma atau aturan yag akan di sepakati berama. Selanjutnya Manajmen kepengurusan, dan juga pembelajaran.

Perbedaan antara CBT dan Ecowisata yaitu pada ecowisata lebih memperhatikan pada atraksi alam, budaya lokal dan keunikan sedangkan pada CBT lebih menekankan pada  sumber daya alam dan budaya. Untuk kepemilikan dan menejemen pada Ecowisata tidak dapat ditentukan sedangkan pada CBT berasal dari anggota komunitas tersebut. Pada Ecowisata hubungan pariwisata menekankan pada lingkungan hidup sedangkan CBT pada perkembangan holistik.  Selain dengan Ecowisata CBT juga memiliki perbedaan dengan short visit antara lain pada aspek durasi kunjungan, keaktifan dalam kelompok, harga dan pemasukan serta pembelajaran dan pertukaran budaya dapat dilihat bahwa CBT memiliki kencenduran lebih tinggi. dan terdapat perbedaanperbedaan lain antara CBT dan jenis pariwisata lainya.



CBT dimaksudkan sebagai alat untuk pengembangan masyarakat dan konservasi pembangunan lingkungan. Terdapat lima aspek prinsip pembangunan masyarakat yang mana komunitas masyarakat ini sebenarnya memiliki beberapa dampak yaitu di bidang Ekonomi, sosial, politik, budaya dan lingkungan hidup. CBT dan pengembangan komunitas terhubung secara inheren, karena mereka memiliki sumberdaya alam dan budaya yang sama. CBT juga memiliki beberapa Aspek yang berdampak pada pertumbuhan masyarakat bidang Ekonomi, sosial, politik, budaya dan lingkungan hidup. CBT dapat pula diartikan sebagai gagasan yang menekankan pada pemberdayaan komunitas agar lebih memahami asset atau potensi yang mereka miliki  menjadi daya tarik utama dan tak terlupakan bagi wisatawan.  Dalam mempersiapkan masyarakat CBT harus memperhatikan komitmen antar pemangku kepentingan. 
x

0 Comments

Posting Komentar

Copyright © 2009 Tourism'16 All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.