0
Candi Ijo, Candi Tertinggi di Yogyakarta
Posted by Fajar Nurmalasari
on
19.32
Next trip, meninggalkan keindahan Kota semarang dengan
sejuta Pesona Sejarah nya saya akan bercerita tentang pengalaman saya
selanjutnya dalam berwisata sejarah yaitu beberapa bangunan sejarah di
Yogyakarta . Di Yogyakarta tempat sejarah yang saya pilih adalah beberapa spot
Candi . Candiyag saya tujubpertama adalah Candi Ijo.
Rute Perjalanan Ke Candi Ijo, Sumber : http://www.kompasiana.com/
Untuk perjalanan ke Candi saya berboncengan
dengan motor matic bersama teman saya. Lokasi dari Candi ijo tersebut adalah di
Dukuh
Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Dari
Prambanan kami menuju ke arah Candi Boko di sebelah selatan. Sesampai Candi
Boko, terus ke arah selatan sampai dengan plang petunjuk Candi Ijo. Kami belok
kiri dan mengikuti jalan tersebut. Kira-kira 2 km kemudian jalanan mulai naik.
Sempat pesimis karena di kanan kiri cuma kebun kering dan gersang serta jalanan
yang berlubang di beberapa lokasi. Jalan ke Candi Ijo masih seperti jalanan sebelumnya,
menanjak dan berlubang. Candi itu memang lokasinya di tempat tertinggi.
Setelah sampai di lokasi, kami memarkir motor kemudian
pergi kerah loket. Untuk masuk ke Candi Ijo ini kami harus membayar sejumlah
Rp.5000 saja. Candi Ijo merupakan candi yang Memiliki 11 Teras. Candi Ijo pertama kali ditemukan oleh seorang
administratur pabrik gula Sorogedug bernama H.E Doorepaai pada tahun 1886 saat sedang mencari lahan untuk
bertanam tebu. Candi Ijo sebenarnya merupakan sebuah kompleks candi-candi yang
terletak di suatu bukit berundak yang disebut Bukit Ijo. Bangunan candi induk pada kompleks Candi Ijo berada
pada bukit (disebut juga dengan teras) ke-11 yang merupakan teras paling atas.
Bangunan candi induk tersebut menghadap ke arah barat dan memiliki struktur
yang merepresentasikan Gunung Mahameru.
Di dalam bilik bangunan
induk Candi Ijo terdapat lingga yoni berukuran besar yang bentuknya nyaris
serupa dengan lingga yoni yang aku jumpai di
Candi Sambisari. Di sekitar candi induk terdapat tiga buah candi perwara
yang masing-masing dari candi berisi yoni, arca nandi, arca padmasana, dan
sebuah lubang pembakaran. Apabila diperhatikan
juga, Candi Ijo merupakan candi hindu dengan candi induk terbesar kedua setelah
Prambanan. Ukuran lingga-yoni di Candi Ijo adalah yang terbesar dibandingkan
candi-candi Hindu lain yang terletak di sekitarnya.
Belum cukup lama saya mengelilingi candi tiba tiba
langit gelap dan Kabut pun datang . Karena berada di ketinggian yang cukup
tinggi wajar saja apabila serng tiba tiba cuaca berubah menjadi bergabut .
Namun kali ini saya kurang beruntung, kabut yang datang pada waktu itu disertai
dengan hujan yang tiba-tiba datang dengan sangat derasnya. Terpaksa saya harus
berteduh di salah satu bilik. Kabut pada waktu itu sangat pekat sehingga semua
nya tidak terlihat sama sekali, bahkan setelah hujan reda kabut pun masih
menyelimuti area Candi Ijo ini. Setelah beberapa waktu kemudian kabut yang menyelimuti
area candi sedikt demi sedikit mulai pergi terbawa angin. Saya pun bergegas
turun kebawah karena takut akan datang kabut lagi.
Walaupun
perjalanan kali ini terhalang oleh kabut dan hujan namun sudah cukup memuaskan
bagi saya bisa datang ke Candi tertinggi ini,dan bisa secara langsung meliihat keunikan dari
Candi Ijo ini serta yang paling penting kita dapat belajar tentang sejarah dari
arca arca atau ukiran pada Candi Ijo. Memang untuk sampai kesini kalian butu
sedikit perjuangan, namun teman teman, saa janji kalian nggak akan nyesel
setelah sampai atas candi ini. Dari atas Candi Ijo ini kalian juga akan
mendapat bonus dapat menyaksikan keindahan Yogyakarta dan pegunungan yang
mengelilinya. Sunguh sangat asri dan sejuk pemandanan yang di suguhkan dari
atas sini. Sebelum pulang pun kami beristirahat sejenak untuk menikmati pemandangan yang ada.
Jadi kalau kalian mencari tempat mencari
ketenangan, keindahan sekaligus mengagumi sejarah kejayaan bangsa ini di masa
silam maka Candi Ijo adalah tempat yang tepat.
sumber : Hamim Thohari, Selasa, 19 Mei 2015 17:52 WIB, diakses pada tanggal 25 november 2016 melalui http://www.tribunnews.com/travel/2015/05/19/menikmati-panorama-dan-misteri-candi-ijo-candi-tertinggi-di-yogyakarta
sumber : Hamim Thohari, Selasa, 19 Mei 2015 17:52 WIB, diakses pada tanggal 25 november 2016 melalui http://www.tribunnews.com/travel/2015/05/19/menikmati-panorama-dan-misteri-candi-ijo-candi-tertinggi-di-yogyakarta







Posting Komentar